Top Ad unit 728 × 90

Breaking News

recent

Kebaikan Chen Shu-Cu Membuat nya Mendapat Penghargaan di Majalah Time


Seorang penjual sayur di Taiwan menggugah hati dunia melalui kebaikan hatinya. Perempuan 63 tahun bernama Chen Shu-Chu ditempatkan oleh majalah Time sebagai sosok paling berpengaruh di dunia di tahun 2010 lalu. Seperti diketahui hanya orang-orang khusus saja yang bisa memperoleh status tersebut.

Lalu, mengapa seorang penjual sayur sanggup menembus Time Magazine?


Chen Shu-Chu bukanlah orang kaya. Dia hidup sederhana dari hasil berdagang di pasar Induk Distrik Talitung, Taiwan selama 18 jam dalam satu hari. Tapi ada satu hal teristimewa darinya. Kebiasaan rutin Chen Shu-Chu selama bertahun-tahun telah menginspirasi dunia.

Chen Shu-Chu selalu merasa bahagia setiap kali menyumbang sebagian pendapatan harian untuk kepentingan donasi sejumlah rumah ibadah, pembangunan sekolah, maupun rumah sakit. Para penerima donasi pun mengagumi ketulusan tersebut.

Saat namanya mulai populer, Chen Shu-Chu tak lantas lupa diri. Dia masih giat berdonasi dari hasil royalti buku-buku biografi tentang dirinya dan tetap menjaga kesederhanaan seorang tukang sayur.

Chen Shu-Chu hidup dengan prinsip serta keyakinan,”Bagi saya, uang tidak begitu penting. Anda bisa membawanya saat memulai hidup baru tapi anda tidak dapat membawanya ketika meninggalkan kehidupan ini.”


Pengalaman Pahit Masa Kecil

Sejak masih kecil, Chen merasakan sulitnya hidup dalam belenggu kemiskinan. Ibu dan adiknya meninggal karena keluarga mereka tak mampu membayar biaya pengobatan rumah sakit.

Namun demikian pengalaman pahit kehilangan dua orang tercinta justru menjadi motivasi untuk mempertahankan warisan keluarga berupa sebuah kios sayur di pasar induk. Ada satu hal lagi yang membekas dalam ingatan Chen, ialah kebaikan hati guru dan teman-teman sekelas sang adik, yang sudah mengumpulkan sejumlah dana pengobatan.

Atas kejadian tersebut Chen Shu-Chu yang tak pernah menikah, bertekad kuat untuk mencari uang demi tujuan membantu sesamanya.

“Saya senang bisa menyumbangkan sejumlah uang. Saya merasa telah melakukan sesuatu yang benar dan ini datang dari lubuk hati yang terdalam. Semua ini membuatku bahagia dan saya bisa tersenyum ketika saya tidur,” demikian ungkapan Chen seperti dilansir oleh BBC.

Selain mendapat apresiasi dari TIME, majalah Reader’s Digest juga memasukkannya sebagai salah satu filantropis bersama 48 orang lainnya dalam kategori Asian of the Year.

Chen Shu-Chu juga mendapat penghargaan Ramon Magsaysay dari Presiden Filipina Benigno Aquino dan uang sejumlah US$50.000 karena jasanya membantu orang-orang tidak mampu namun dia menyumbangkan uang itu ke Rumah Sakit Memorial McKay Taitung yang sedang membangun gedung perawatan baru.

Ya, memang tidak harus menjadi kaya untuk melakukan hal-hal baik yang luar biasa bernilai bagi sesama manusia.



Kebaikan Chen Shu-Cu Membuat nya Mendapat Penghargaan di Majalah Time Reviewed by andi msc on 04.13 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Article of the day © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.