Top Ad unit 728 × 90

Breaking News

recent

Inilah Serangga-Serangga dengan Insting Pembunuh

Berikut serangga yang memiliki insting membunuh yang kuat, serangga2 ini memang diciptakan benar2 luar biasa deh.
Kita mengenal serangga sebagai salah satu jenis makhluk hidup dengan populasi paling banyak di bumi ini. Dari sekian banyak serangga, memang ada yang tidak berbahaya, namun ada juga yang berbahaya.
Nah, serangga – serangga dibawah ini mungkin memang didesain sebagai mesin pembunuh yang sempurna, bahkan mereka mungkin jauh lebih efisien dan lebih baik dibanding mahkluk lainnya.

Serangga – serangga dibawah ini sepertinya memang didesain sebagai mesin pembunuh yang sempurna. Memang, sebagian tidak berbahaya bagi manusia, namun beberapa serangga dapat menimbulkan luka serius bagi manusia.

1. Lalat Perampok

Kita semua pasti tidak asing dengan lalat – lalat yang beterbangan di sekitar kita. Lalat memang lebih sering dikenal sebagai pembawa kuman penyakit, bahkan sejak di sekolah, lalat dianggap sebagai hewan yang merugikan manusia. Lalat yang sering kita lihat di rumah hanyalah satu dari sekian banyak spesies lalat yang pernah ditemukan.


Menurut ilmuwan, sekitar 120.000 jenis lalat telah berhasil diidentifikasi dan beberapa diantaranya adalah predator mematikan yang sama sekali berbeda dengan lalat yang sering kita jumpai, dan lalat perampok adalah salah satunya.


Lalat ini memiliki penglihatan yang tajam, dapat terbang dengan kecepatan tinggi, dan menangkap mangsanya di udara. Ketika lalat ini mendapatkan mangsanya, ia akan menyuntikkan racun saraf dan cairan pencerna lewat mulutnya yang didesain sedemikian rupa, lalu ia akan menghisap cairan tubuh mangsanya hingga kering.
Hampir semua jenis serangga kecil merupakan mangsa dari lalat ini, bahkan jairng laba-laba yang kuat tidak mampu menahan laju dari lalat ini. Meskipun lalat ini memiliki racun, namun ia tidak berbahaya bagi manusia, hanya saja jika digigit oleh lalat ini, maka rasa sakit yang ditimbulkan akan luar biasa.

2. Kumbang Macan

Semua orang juga tahu jika Cheetah adalah hewan tercepat di bumi yang mampu berlari hingga 115 km/h. Dibandingkan dengan kumbang macan ini, tentu akan sangat jauh perbandingannya karena kumbang ini hanya mampu berlari dengan kecepatan maksimal 8 km/h.


Tetapi tunggu dulu, jika ukuran kumbang ini sama dengan cheetah, maka si cheetah akan ngos-ngosan mengejar kumbang ini karena ia mampu berlari secepat 500km/h dan mungkin akan menggantikan posisi cheetah sebagai hewan tercepat di bumi, bahkan mobil supersport buatan massal pun akan sulit mengejarnya.
Itulah sekilas mengenai kemampuan kumbang ini. Saking cepatnya ia bergerak, sampai – sampai ia harus berhenti beberapa kali untuk menentukan lokasi mangsanya.


Setelah ia menentukan lokasi mengsanya, ia berlari dengan cepat untuk menyambar mangsanya. Selain mengandalkan kecepatan sebagai senjata untuk membunuh mangsanya, kumbang ini juga memiliki rahang yang kuat.
Karena kemampuannya yang luar biasa, kumbang ini digunakan manusia untuk mengendalikan hama seperti ulat, belalang, dan serangga lainnya.

3. Undur-undur

Anai – anai tentu bukan serangga yang asing lagi bagi kita. Hewan yang dipercaya sebagai obat penurun tekanan darah ini sebaiknya jangan dianggap remeh. Mungkin bagi kita anai – anai hanya serangga kecil yang unik karenacara bergeraknya yang unik, yaitu mundur.


Namun bagi serangga – serangga yang ukurannya lebih kecil seperti semut, anai – anai adalah predator ganas yang harus dihindari. Anai – anai sendiri merupakan tahap larva sebelum bermetamorfosis sempurna.
Biasanya anai – anai banyak ditemukan di tempat – tempat berpasir karena bentuk tubuh dan cara bergerak anai – anai sangat cocok untuk membuat jebakan di tempat yang berpasir.
Anai – anai akan menunggu didasar jebakannya yang berbentuk corong tersebut, dan ketika ada seekor serangga yang sial karena terjatuh di jebakan tersebut, maka serangga tersebut akan sulit untuk meloloskan diri.


Karena jebakannya terletak di daerah berpasir, maka mangsanya akan sulit untuk naik karena ia akan tergelincir lagi dan menjadi santapan anai – anai. Jika kalian penasaran, silahkan lihat gambar sarang anai – anai di atas ini, jika ada semut yang kebetulan masuk ke jebakannya, maka kalian akan melihat bagaimana serangga ini membunuh mangsanya dengan sempurna.

4. Serangga Pembunuh

Serangga pembunuh merupakan jenis serangga yang memiliki kemampuan membunuh paling baik diantara serangga – serangga lainnya. Ada banyak jenisnya, namun sebagian besar tidak berbahaya bagi manusia.


Oh ya, serangga – serangga ini memiliki spesialisasinya sendiri dalam membunuh mangsa. Ada spesies yang hanya membunuh laba- laba saja, ada juga yang hanya memburu semut dan lalat.
Serangga pembunuh dipersenjatai dengan bagian mulut yang berbentuk seperti jarum, yang berfungsi untuk menyuntikkan air liur yang mematikan. Air lur ini akan mencerna organ dalam mangsanya.


Seperti serangga lainnya yang tidak mampu memakan mangsa secara langsung, serangga ini menghisap cairan tubuh mangsanya. Tidak terbayang bukan bagaimana jika hewan ini berukuran raksasa.

5. Belalang Sembah a.k.a Congcorang

Belalang sembah merupakan salah satu dari serangga pembunuh terbaik dengan dukungan fisiknya yang menunjangnya sebagai predator sejati. Meskipun spesiesnya juga banyak, namun belalang sembah atau mantis terkenal akan kaki depannya yang didesain khusus untuk menangkap mangsanya.



Serangga ini menunggu mangsanya dengan mengandalkan kamuflase tubuhnya dan ketika mangsanya lewat, ia akan segera menyergap dengan kecepatan tinggi. Belalang sembah biasanya memangsa hewan – hewan kecil. Serangga ini juga dikenal memakan mangsanya secara langsung karena ia juga memiliki rahang yang kuat.

6. Lebah Macan

Lebah berukuran raksasa ini merupakan serangga yang hidup di wilayah Asia. Serangga yang merupakan musuh bebuyutan belalang sembah ini memiliki sengat yang cukup besar untuk membunuh seekor laba – laba besar seperti tarantula. Lebah ini memliki dosis racun yang lebih tinggi dari lebah manapun, sehingga dapat menimbulkan kematian bagi manusia jika disengat lebah ini dalam jumlah banyak.


Di Jepang sendiri, lebah ini sedikitnya membunuh 40 orang dalam setahun dan membuat masyarakat ketakutan. Lebah Macan sebenarnya hanya menggunakan sengatnya sebagai pertahanan diri, dan untuk berburu mangsa, mereka menggunakan rahangnya yang kuat untuk menbunuh mangsa yang lebih kecil.
Ada sebuah cerita mengenai lebah ini, seorang peternak lebah madu dari Eropa mencoba untuk menggabungkan lebah Macan ini dengan jenis lebah madu dengan tujuan untuk menyilangkan kedua jenis lebah agar produksi madu lebih banyak karena ukuran lebah macan yang lebih besar dari lebah madu.
Namun apa yang terjadi? Lebah macan yang hanya berjumlah beberapa tersebut menghancurkan semua koloni lebah madu hanya dalam waktu beberapa hari saja.


Tidak ada satu lebah madu pun yang tersisa, semuanya dibunuh oleh lebah macan, padahal koloni lebah madu Eropa tersebut berjumlah sekitar 30.000 ekor lebah. Mungkin itulah penggambaran bagaimana ganasnya lebah ini, namun lebah ini bukanlah jenis lebah terkuat karena lebah madu dari Jepang mempunyai trik dan cara khusus untuk membunuh lebah macan ini.
Pertama mereka akan mengepung kawanan lebah macan ini, kemudian dengan mengandalkan jumlah mereka yang banyak, mereka membentuk formasi berbentuk bola padat dan mengepung kawanan lebah macan.
Lebah madu Jepang ini kemudian mulai mengepakkan sayap mereka lebih cepat sehingga menimbulkan panas didalam formasi bola tersebut hingga suhunya mencapai 47 derajat Celcius.
Pada suhu ini, lebah macan yang terperangkap dalam formasi bola padat tadi tidak akan mempu bertahan dan akan mati secara perlahan.

7. Pembunuh Lebah



Nama yang cukup aneh memang untuk sebuah serangga, namun memang itulah kenyataannya. YA, serangga ini memang gemar memangsa lebah – lebah yang suka berada diantara bunga – bunga. Ketika berburu, serangga ini lebih memilih menunggu dan bersembunyi, ketika ada lebah yang lewat didepannya, ia akan segera menyergapnya. Kakinya yang berbulu membantunya untuk mencengkeram mangsa, sehingga mangsanya tidak akan bisa lolos lagi, kemudian ia akan menyuntikkan racun kedalam tubuh mangsanya hingga mangsanya lumpuh.

8. Wheel Bug (Arilus cristatus )



Wheel bug merupakan salah satu dari serangga terbesar yang hidup di wilayah Amerika Utara. Serangga ini bisa tumbuh hingga berukuran 2 inci, cukup besar bukan untuk ukuran seekor serangga?
Sesuai dengan namanya, bagian punggungnya yang berbentuk mirip roda menjadi ciri khas serangga ini. Serangga pembunuh yang gemar memangsa ulat dan serangga kecil lainnya ini menggunakan “paruh” uniknya untuk mencabik mangsa, dan menggunakan cairan enzim khusus untuk melumpuhkan mangsanya. Gigitan serangga ini sangat menyakitkan, bahkan dalam beberapa kasus dikatakan bahwa luka yang disebabkan oleh gigitan hewan ini memerlukan waktu berbulan – bulan untuk dapat sembuh dan meninggalkan bekas luka yang pastinya sulit hilang.

spinedassassincollage-1.jpg (400×264)

9. Serangga Pembunuh Berduri ( Siasena Diadema )
Serangga Pembunuh Berduri adalah serangga pembunuh dengan fisik yang unik. Seluruh tubuh dan kakinya diselimuti oleh duri – duri yang berguna sebagai pertahanan dirinya. Serangga ini termasuk serangga kanibal, ia suka memangsa jenisnya sendiri walaupun terkadang berburu serangga kecil lainnya. Gigitannya sangat menyakitkan dan kulit serasa terbakar. Beberapa saat kemudian, di tempat bekas gigitan tersebut akan terasa gatal dan sangat mengganggu.

10. Pemburu Bertopeng ( (Reduvius personatus )




Satu lagi serangga pembunuh dengan nama yang cukup unik, yaitu pemburu bertopeng atau Masked Hunter. Di beberapa bagian tubuhnya terdapat bulu – bulu halus yang membuat debu dan pasir menempel, sehingga jika kita perhatikan dari jauh, serangga ini hanya tampak seperti tanah yang menggumpal. Serangga ini suka memangsa serangga kecil lainnya, namun jika diganggu, serangga ini akan menggigit dan gigitannya sangat menyakitkan.

11. Black Corsair ( Bajak Laut Hitam )



Black Corsair termasuk serangga yang berbahaya dan agresif. Serangga ini dikenal suka menghisap darah dari hewan lain seperti tikus, kelinci, dan hewan pengerat lainnya, bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa ia juga suka menghisap darah manusia. Menurut sumber, dikatakan jika serangga ini suka menyerang bagian mata atau mulut mangsanya. Sayangnya tidak banyak informasi mengenai serangga ini.

12. Serangga Pembunuh Afrika



Serangga pembunuh Afrika mungkin termasuk salah satu dari serangga paling beracun didunia. Kekuatan racun serangga ini diketahui 10 kali lebih kuat dari racun ular kobra, sehingga banyak orang yang lebih menghindari serangga ini daripada mencoba membunuhnya. Seorang penjaga kebun binatang California dikabarkan meninggal ketika membersihkan tempat serangga ini berkumpul. Penyebab kematiannya adalah dosis racun dalam tubuhnya yang diduga berasal dari serangga ini terlalu tinggi, sehingga tim medis menduga bahwa orang tersebut digigit lebih dari satu serangga. Dengan kemampuannya itu, serangga ini mampu membunuh hewan lain yang lebih besar dan membuatnya sebagai salah satu serangga paling berbahaya didunia.

13. Laba-laba Black Widow Australia ( Latrodectus hasselti )

Laba – laba Black widow australia merupakan salah satu laba – laba paling beracun dan berbahaya di dunia. Laba ini lebih dikenal sebagai laba – laba punggung merah karena corak merah pada bagian abdomen laba – laba betina yang menjadi ciri khas jenis ini. Laba betina berukuran lebih besar, yaitu sekitar 1 cm,sedangkan jantannya berukuran kurang lebih 4 milimeter. Laba – laba betina juga dikenal suka memangsa laba – laba jantan setelah kawin.

[Black_Widow_11-06.jpg]

Selain kanibal, laba – laba ini terkadang memangsa hewan lain yang lebih besar seperti jangkrik dan kadal kecil. Laba – laba ini memiliki racun berjenis neurotoxin yang menyebabkan beberapa gejala jika sampai digigit oleh laba – laba ini seperti berkeringat, sakit kepala, demam, hipertensi, gemetaran, koma, gangguan pernafasan dan paru – paru, infeksi kulit, bahkan jika parah dapat menyebabkan kematian.

14. Kissing Bug


Kissing bug merupakan serangga parasit yang menyebabkan epidemi penyakit Chagas di wilayah Amerika Serikat bagian selatan hingga Argentina selatan. Serangga ini mencari mangsa di malam hari ketika sebagian besar mamalia tidak beraktifitas. Serangga ini memanfaatkan karbon dioksida yang dikeluarkan oleh mamalia sebagai indikator keberadaan mamalia disekitarnya.
Ketika ia mulai menghisap darah, ia juga memasukkan sejenis parasit T.Cruzi yang menyebabkan penyakit Chagas. Pada tahap akut, penyakit ini menyerang sistem syaraf, pencernaan, dan jantung. Penderita penyakit Chagas kronis biasanya meninggal akibat ritme detak jantung yang tidak normal. Penyakit ini sering ditemukan di Meksiko, Amerika Pusat, dan Amerika Selatan dimana gizi buruk dan buruknya kebersihan di wilayah ini menyebabkan mudahnya penyebaran penyakit ini.

15. Semut Peluru (Bullet Ant)



Klasifikasi ilmiah menggolongkannya dalam keluarga Formicidae, genus Paraponera, dan spesiesnya Paraponera clavata (bullet ant). Ia tersebar di sepanjang hutan pantai Atlantik, mulai dari hutan hujan dataran rendah Nikaragua sampai pedalaman hutan Amazon.

Semut peluru adalah sebutan baginya. nama ini muncul karena sengatannya yang sangat kuat dan meninggalkan racun menyakitkan. Rasa sakit bagiakan terkena tembakan peluru.
Rasa sakit yang dibarengi rasa terbakar dan perih itu bisa berlangsung selama 24 jam.
Ukuran tubuh semut peluru memang terbilang “raksasa” untuk semut. Rata-rata berukuran 1,8 cm – 2,5 cm, untuk semut peluru kelompok pekerja. Itu masih dilengkapi dengan capit berukuran besar dan kuat. Karena itu ia punya julukan lain sebagai giant tropical ant (semut tropis raksasa).

Artikel ini dikutip dari Serangga Yang Insting Membunuhnya Kuat


Inilah Serangga-Serangga dengan Insting Pembunuh Reviewed by andi msc on 08.44 Rating: 5

Tidak ada komentar:

All Rights Reserved by Article of the day © 2014 - 2015
Powered By Blogger, Designed by Sweetheme

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.